Gas alam akan jadi bahan bakar masa depan.

Ini adalah salah satu fokus utama dalam Konferensi Gas Dunia di Washington, D.C., karena perdagangan LNG terus tumbuh dengan meningkatnya permintaan dunia dan meluasnya produksi di A.S. Menurut EIA A.S., permintaan LNG global naik sebesar 10 persen pada tahun 2017, sedangkan ekspor LNG A.S naik empat kali lipat. Pada 2016, gas alam menggantikan posisi batu bara sebagai sumber energi utama untuk menghasilkan tenaga listrik di A.S., dan mampu memenuhi sekitar sepertiga kebutuhan listrik A.S. sepanjang dua tahun terakhir* (34% pada  tahun 2016 dan 32% pada tahun 2017).

Sumber daya yang praktis dan melimpah ini mendorong bukan hanya kebangkitan manufaktur, tetapi juga pengurangan emisi, karena gas alam menghasilkan hingga 60 persen lebih sedikit gas rumah kaca (GHG) daripada batu bara untuk menghasilkan energi. Di AS, emisi CO2 yang berkaitan dengan energi berada pada tingkatan rendah selama 25 tahun, sebagian besar berkat makin meluasnya penggunaan gas alam.

Kami berbincang dengan sejumlah peserta di Konferensi Gas Dunia / World Gas Conference yang percaya bahwa gas alam adalah bahan bakar untuk masa kini maupun masa depan. Tontonlah video kami untuk mendengar pendapat mereka.

Tags

  • icon/text-size
You May Also Like

Jelajahi Selengkapnya

Dalam hal tenaga angin, pelumas membuat perubahan besar
Kekuatan ganggang
Truk paling spesial