Merespon COVID-19 dengan karya adibusana dan kerajinan tangan

Kemasyarakatan

Pada masa pandemi COVID-19, masyarakat awam di seluruh Asia bersatu untuk memastikan para dokter dan perawat memiliki alat pelindung diri yang di butuhkan untuk melakukan pekerjaan mereka.

Seiring meroketnya permintaan atas peralatan pelindung medis, orang-orang ini membuat pelindung dan masker wajah untuk tenaga medis dengan tangan, bahkan beberapa di antaranya membuat respons keselamatan a la adi busana.

Di Thailand, sebuah pesan di aplikasi obrolan ‘LINE’ menginspirasi 20 anggota Esso Club – sebuah asosiasi yang terdiri dari anggota aktif dan mantan anggota ExxonMobil Thailand – untuk membuat ribuan pelindung wajah.

“Saya menerima pesan melalui LINE yang memberi tahu bahwa seorang perempuan bernama Sansanee memiliki bahan-bahan untuk membuat pelindung wajah, tetapi tidak ada orang yang bisa membuatnya,” ujar ketua Esso Club Thailand, Siriwan Prommool.

“Saya merasa ini akan menjadi kesempatan unik untuk menjadi bagian kecil dari pengabdian kepada masyarakat. Saya segera menghubunginya untuk memberi tahu bahwa saya dapat membuat pelindung wajah tersebut dan mengumpulkan sukarelawan lain untuk membantu.”

Keluarga Esso Club segera mengajukan diri untuk ikut membantu dan ambil bagian, begitu bangga dapat membantu komunitas medis mereka.

Dalam waktu satu minggu, mereka membuat 2.000 pelindung wajah  secara manual bagi para dokter dan perawat guna memastikan keselamatan mereka saat membantu memerangi COVID-19.

Thai handmade masks for doctors

Masker tersebut disumbangkan ke rumah sakit di sekitar Bangkok, Thailand.

Satu keluarga saja – keluarga Singpee – berhasil membuat seperempat dari jumlah masker ini.

“Kami sangat berterima kasih atas kerja keras dan banyaknya waktu yang dihabiskan para tenaga medis saat berupaya memulihkan orang-orang yang terjangkit wabah ini,” ujar Siriwan.

“Kami ingin sedikit berkontribusi dalam membantu upaya tersebut dan menunjukkan apresiasi kami yang mendalam.”

Masker buatan tangan ini telah didonasikan kepada Rajabithi Hospital, Bhumibol Adulyadej Hospital, Pranangklao Hospital, Wetchakarunrasm Hospital, Samutprakarn Hospital, dan Bangbo Hospital di Bangkok.

ExxonMobil Thailand juga memastikan orang lain terlindungi dengan menyediakan 4.000 masker wajah kepada para pengemudi jasa pengiriman melalui beberapa SPBU-nya.

Malaysia Official Desainer’ Association (MODA), aliansi fashion di Malaysia, juga ikut ambil bagian untuk membuat peralatan pelindung diri bagi para pekerja garda depan, dan upaya ini didukung oleh donasi dari anak perusahaan ExxonMobil di Malaysia.

Kelompok ini telah memanfaatkan talenta lebih dari 40 perancang dan 200 penjahit yang dengan sukarela menjahit pakaian pelindung, sepatu bot, dan penutup kepala bagi tenaga medis.

“Kami sangat mengapresiasi ExxonMobil dan semua kontributor lainnya yang telah bermitra dengan kami dalam mendukung pejuang garda depan medis,” ujar ketua MODA, Melinda Looi.

“Anggota kami memainkan peran yang penting dalam upaya ini karena keterampilan menjahit yang mereka miliki. Kami berharap dapat membantu melindungi lebih banyak pekerja garda depan saat menjalankan tugas, yaitu memastikan keselamatan kita di rumah.”

General Manager – Public and Government Affairs ExxonMobil, Sukiman Mohamed menambahkan, “Dengan kontribusi kami, MODA berhasil memproduksi 12.000 set peralatan pelindung medis, dengan setiap setnya terdiri dari penutup kepala, sepatu boot, dan pakaian isolasi.”

Indonesian woman handmaking masks from fabric

Perempuan dalam program kewirausahaan yang didukung oleh ExxonMobil di Indonesia membuat masker untuk orang-orang di Jawa Timur.

Di Indonesia, para perempuan yang tergabung dalam program kewirausahaan Ibu Inspirasi Tuban di Jawa Timur, dengan didukung ExxonMobil, juga membuat masker dengan tangan. ExxonMobil kemudian membeli dan mendonasikan masker ini kepada para jurnalis yang bekerja di wilayah Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan, serta masyarakat di kecamatan Gayam.

Di seluruh Asia Tenggara, masyarakat ikut berkontribusi – dengan dukungan ExxonMobil – untuk memastikan para pekerja di garda depan mendapatkan perlindungan yang mereka butuhkan untuk memastikan keselamatan negara dan wilayah mereka.

Tags:   coronavirusCOVID-19healthcareIndonesiaMalaysiaMalaysian Official Designers Associationmedical equipmentmedical maskssafetyThailand
Anda mungkin juga suka

Jelajahi Lebih Lanjut